www.fokusnasional.id – Dinas Pendidikan Jawa Barat – Calon murid baru yang berasal dari kategori kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan di sekolah negeri melalui jalur afirmasi dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Hal ini menjadi langkah signifikan yang diambil untuk memastikan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan pendidikan yang layak bagi mereka yang kurang mampu, sebagai upaya pemerintah untuk menciptakan kesetaraan.
Jalur Afirmasi untuk Calon Murid Kurang Mampu
Pihak Dinas Pendidikan memberikan kuota khusus sebesar 30 persen dari total tempat yang tersedia di SMA dan SMK negeri untuk calon murid yang kurang mampu. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan prioritas kepada mereka agar dapat mendapatkan akses pendidikan yang optimal, bebas dari biaya yang menjadi beban keluarga.
Purwanto, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, menyampaikan bahwa saat ini tercatat sekitar 12.670 calon murid yang memenuhi syarat dan dapat memanfaatkan jalur afirmasi. Ini adalah sebuah kesempatan besar bagi mereka untuk bersekolah di institusi negeri yang kualitas pendidikannya lebih terjamin.
Strategi Memaksimalkan Peluang Pendidikan
Sebagai salah satu strategi, Dinas Pendidikan tidak hanya memberikan peluang untuk masuk ke sekolah negeri tetapi juga memungkinkan calon murid untuk mendaftar ke sekolah swasta menggunakan jalur afirmasi. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi keluarga yang mungkin memiliki preferensi tertentu dalam memilih pendidikan untuk anak-anak mereka.
Pada tahun ajaran 2025/2026, diperhitungkan daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Barat mencapai 322 ribu kursi, sedangkan untuk sekolah swasta, angkanya berkisar 100 ribu kursi. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada banyak pilihan, Dinas Pendidikan tetap berusaha maksimal agar calon murid kurang mampu mendapatkan pendidikan di sekolah negeri, yang diharapkan dapat meminimalkan pengeluaran orang tua.


