www.fokusnasional.id – Candi Sambimaya di Indramayu menjadi sorotan bagi para peneliti yang ingin mengeksplorasi sejarah dan asal-usulnya. Penemuan ini diakui sebagai salah satu penemuan penting di Tanah Jawa, khususnya di Jawa Barat, dengan jejak peradaban kuno yang menarik perhatian banyak pihak.
Pada tahun 2022, penelitian atas situs candi ini telah dilakukan oleh Profesor Dr Agus Aris Munandar, seorang Guru Besar Arkeologi dari Universitas Indonesia. Penelitian ini menandai langkah awal penting dalam memahami lebih dalam tentang nilai dan fungsi candi tersebut dalam konteks sejarah.
Temuan tersebut semakin memikat karena terdapat bukti arkeologis yang menunjukkan aktivitas manusia di daerah itu sejak era kuno. Masyarakat di sekitarnya pun sangat antusias untuk mengetahui lebih jauh tentang warisan budaya yang telah lama terpendam.
Sejarah Penemuan Candi Sambimaya yang Mendebarkan
Penemuan Candi Sambimaya tidak lepas dari perjalanan panjang penelitian. Setahun sebelum kunjungan Profesor Agus, sekelompok arkeolog telah melakukan penelusuran di lokasi tersebut, menyusuri jejak sejarah yang terpendam. Penelitian berlangsung dari 24 Mei hingga 9 Juni 2021, dengan tujuan untuk mengeksplorasi struktur bangunan yang terpendam.
Selama penelitian, tim arkeolog berhasil menemukan bukan hanya satu, tetapi dua struktur bangunan besar. Temuan ini sangat menggembirakan, karena menunjukkan adanya perencanaan dan pembangunan yang cermat pada zaman dahulu.
Kehadiran fragmen keramik yang ditemukan di lokasi ini juga mengisyaratkan kemungkinan hubungan dagang di masa lalu. Fragmen yang berasal dari zaman Dinasti Ming serta pecahan gerabah lokal menunjukkan kekayaan budaya yang perlu dilestarikan dan dipelajari lebih lanjut.
Tanggapan Positif dari Pihak Pemerintah Daerah
Bupati Indramayu, Nina Agustina, memberikan tanggapan positif terhadap penemuan Candi Sambimaya. Ia menganggap penemuan ini dapat memberikan wawasan baru tentang sejarah peradaban yang ada di daerah tersebut. Bupati berharap agar nilai historis situs ini dapat diketahui oleh masyarakat luas.
Untuk semakin mengangkat kehadiran situs bersejarah ini, Bupati berambisi untuk menjadikan Candi Sambimaya sebagai objek wisata budaya. Melibatkan Pemkab Indramayu serta berbagai instansi lain, termasuk Deni Sutrisna sebagai Kepala Balar Jawa Barat, dia berharap pemulihan dan pengelolaan situs dapat dilakukan sebaik mungkin.
Pembentukan tim terpadu untuk penelitian dan pelestarian Candi Sambimaya juga menjadi langkah penting. Hal ini demi memastikan agar setiap aspek situs dapat diinvestigasi dan dilestarikan oleh para ahli di bidangnya.
Pendapat Guru Besar Arkeologi Mengenai Signifikansi Situs
Dalam penelitiannya, Profesor Dr Agus Aris Munandar menyatakan bahwa Candi Sambimaya termasuk dalam kategori Objek Diduga Cagar Budaya. Menurutnya, candi ini merupakan sisa dari peradaban kuno yang ada di Indramayu, dan menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang sejarah manusia di wilayah tersebut.
Profesor Agus tidak hanya berkeliling sendirian, melainkan melibatkan Forum Indramayu Study untuk menambah perspektif penelitian. Kerjasama ini dianggap penting untuk menggali lebih dalam mengenai latar belakang sejarah dan budaya yang ada.
Partisipasi BRIN dalam riset ini semakin menegaskan pentingnya penemuan candi dalam konteks ilmu pengetahuan. Penelitian yang dilakukan melalui BPNB diharapkan dapat memberikan hasil yang komprehensif untuk kelestarian budaya Indonesia.
Asal Usul Penemuan: Sebuah Kisah Unik
Keberadaan Candi Sambimaya ternyata juga memiliki kisah yang unik. Sebelum penemuan struktur candi, ada bisikan yang datang dari jin biksu yang mengarahkan anggota kepolisian, Brigadir Rusmanto, untuk menemukan lokasi candi yang terkubur. Bisikan ini menjadi titik awal pencarian yang akhirnya menghasilkan penemuan bersejarah.
Menurut cerita yang beredar, jin biksu tersebut meminta agar puing-puing candi Hindu-Buddha diselamatkan dan menunjukkan lokasi yang tepat. Berkat informasi ini, pencarian dilakukan di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, dan membuahkan hasil yang luar biasa.
Sejak saat itu, Candi Sambimaya tidak hanya menjadi obyek penelitian, tetapi juga menjadi tujuan kunjungan banyak orang yang ingin menyaksikan langsung jejak sejarah peradaban kuno. Ketertarikan ini menunjukkan betapa pentingnya situs ini bagi masyarakat luas.
Candi Sambimaya Indramayu, dengan segala keunikan dan sejarahnya, tetap menjadi bahan diskusi yang menarik. Warisan budaya ini tidak hanya mengajak kita untuk mengenal lebih dalam tentang masa lalu, tetapi juga mengingatkan kita untuk menjaga dan melestarikan budaya yang ada agar tetap hidup untuk generasi mendatang.


